<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Hello Moku</title>
	<atom:link href="http://mokuromoto.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mokuromoto.wordpress.com</link>
	<description>Just a little note of my journey</description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Nov 2010 07:03:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='mokuromoto.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/8c7619d5f1e528b1d0a1741e04134812?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Hello Moku</title>
		<link>http://mokuromoto.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://mokuromoto.wordpress.com/osd.xml" title="Hello Moku" />
	<atom:link rel='hub' href='http://mokuromoto.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Turbin gas dan Sepeda Motor</title>
		<link>http://mokuromoto.wordpress.com/2010/11/15/turbin-gas-dan-sepeda-motor/</link>
		<comments>http://mokuromoto.wordpress.com/2010/11/15/turbin-gas-dan-sepeda-motor/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Nov 2010 06:58:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>moku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Instrumentation and Electronics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mokuromoto.wordpress.com/?p=91</guid>
		<description><![CDATA[Sedikit lagi ilmu yang didapat, yaitu ketika akan tes di salah satu perusahaan pembangkit listrik. Postingan ini sedikit menjelaskan mengenai apa yang dipahami setelah membaca sedikit tentang pembangkit listrik khususnya mesin turbin gas. Seperti diketahui belakangan ini bahwa Indonesia masih kekurangan energi, salah satunya adalah kekurangan energi listrik. Buktinya sangat jelas yaitu masih adanya pemadaman [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mokuromoto.wordpress.com&amp;blog=2595784&amp;post=91&amp;subd=mokuromoto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://mokuromoto.files.wordpress.com/2010/11/gas_turbine.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-99" title="Gas_Turbine" src="http://mokuromoto.files.wordpress.com/2010/11/gas_turbine.jpg?w=300&#038;h=135" alt="" width="300" height="135" /></a>Sedikit lagi ilmu yang didapat, yaitu ketika akan tes di salah satu perusahaan pembangkit listrik. Postingan ini sedikit menjelaskan mengenai apa yang dipahami setelah membaca sedikit tentang pembangkit listrik khususnya mesin turbin gas.</p>
<p>Seperti diketahui belakangan ini bahwa Indonesia masih kekurangan energi, salah satunya adalah kekurangan energi listrik. Buktinya sangat jelas yaitu masih adanya pemadaman bergilir di daerah tertentu dan bahkan masih ada daerah terpencil yang belum dapat menikmati listrik untuk membuat kehidupannya menjadi lebih baik.</p>
<p>Ironis memang, Indonesia yang merupakan negara yang kaya akan energi dan mineral tetapi kurang dapat menikmati energi dan indahnya negeri sendiri. Tapi ya sudahlah, daripada meratapi nasib lebih baik kita terus menggali potensi diri dan memberikan kontribusi yang dapat kita berikan kepada bangsa (nasionalis mode on),wkwkwkwk&#8230;</p>
<p>Ok, kita ke inti topik sekarang, hehehehe.</p>
<p>Sebuah unit pembangkit listrik khususnya pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) pada dasarnya memiki komponen-komponen yang hampir sama dengan komponen penyusun mesin sepeda motor. <span id="more-91"></span><a href="http://mokuromoto.files.wordpress.com/2010/11/pltg.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-101" title="PLTG" src="http://mokuromoto.files.wordpress.com/2010/11/pltg.jpg?w=510&#038;h=252" alt="" width="510" height="252" /></a></p>
<p>Sebuah PLTG sedikitnya harus memiliki <em>compressor, combustion chamber, gas turbine eletric generator, exhaust</em>, dan sarana pendukung lainnya. Komponen ini dapat diklasifikasikan menjadi 5 bagian utama, yaitu:</p>
<ol>
<li><strong>Air Inlet Section</strong>. Berfungsi untuk menyaring kotoran dan debu yang terbawa dalam udara sebelum masuk ke kompresor. Bagian ini terdiri dari:
<ul>
<li><em>Air Inlet Housing</em>, merupakan tempat udara masuk dimana didalamnya terdapat peralatan pembersih udara.</li>
<li><em>Inertia Separator</em>, berfungsi untuk membersihkan debu-debu atau partikel yang terbawa bersama udara masuk.</li>
<li><em>Pre-Filter</em>, merupakan penyaringan udara awal yang dipasang pada inlet house.</li>
<li><em>Main Filter</em>, merupakan penyaring utama yang terdapat pada bagian dalam inlet house, udara yang telah melewati penyaring ini masuk ke dalam kompresor aksial.</li>
<li><em>Inlet Bellmouth</em>, berfungsi untuk membagi udara agar merata pada saat memasuki ruang kompresor.</li>
<li><em>Inlet Guide Vane,</em> merupakan blade yang berfungsi sebagai pengatur jumlah udara yang masuk agar sesuai dengan yang diperlukan.</li>
</ul>
</li>
<li><strong>Compressor Section</strong>. Komponen utama pada bagian ini adalah aksial flow compressor, berfungsi untuk mengkompresikan udara yang berasal dari inlet air section hingga bertekanan tinggi sehingga pada saat terjadi pembakaran dapat menghasilkan gas panas berkecepatan tinggi yang dapat menimbulkan daya output turbin yang besar. Aksial flow compressor terdiri dari dua bagian yaitu:
<ul>
<li><em>Compressor Rotor Assembly. </em>Merupakan bagian dari kompresor aksial yang berputar pada porosnya. Rotor ini memiliki 17 tingkat sudu yang mengompresikan aliran udara secara aksial dari 1 atm menjadi 17 kalinya sehingga diperoleh udara yang bertekanan tinggi. Bagian ini tersusun dari wheels, stubshaft, tie bolt dan sudu-sudu yang disusun kosentris di sekeliling sumbu rotor.</li>
<li><em>Compressor Stator. </em>Merupakan bagian dari casing gas turbin yang terdiri dari:
<ul>
<li><em>Inlet Casing</em>, merupakan bagian dari casing yang mengarahkan udara masuk ke inlet bellmouth dan selanjutnya masuk ke inlet guide vane.</li>
<li><em>Forward Compressor Casing</em>, bagian casing yang didalamnya terdapat empat stage kompresor blade.</li>
<li><em>Aft Casing</em>, bagian casing yang didalamnya terdapat compressor blade tingkat 5-10.</li>
<li><em>Discharge Casing,</em> merupakan bagian casing yang berfungsi sebagai tempat keluarnya udara yang telah dikompresi.</li>
</ul>
</li>
</ul>
</li>
<li><strong>Combustion Section.</strong> Pada bagian ini terjadi proses pembakaran antara bahan bakar dengan fluida kerja yang berupa udara bertekanan tinggi dan bersuhu tinggi. Hasil pembakaran ini berupa energi panas yang diubah menjadi energi kinetik dengan mengarahkan udara panas tersebut ke transition pieces yang juga berfungsi sebagai nozzle. Fungsi dari keseluruhan sistem adalah untuk mensuplai energi panas ke siklus turbin. Sistem pembakaran ini terdiri dari komponen-komponen berikut yang jumlahnya bervariasi tergantung besar frame dan penggunaan turbin gas. Komponen-komponen itu adalah :
<ul>
<li><em>Combustion Chamber</em>, berfungsi sebagai tempat terjadinya pencampuran antara udara yang telah dikompresi dengan bahan bakar yang masuk.</li>
<li><em>Combustion Liners</em>, terdapat didalam combustion chamber yang berfungsi sebagai tempat berlangsungnya pembakaran.</li>
<li><em>Fuel Nozzle</em>, berfungsi sebagai tempat masuknya bahan bakar ke dalam combustion liner.</li>
<li><em>Ignitors (Spark Plug)</em>, berfungsi untuk memercikkan bunga api ke dalam combustion chamber sehingga campuran bahan bakar dan udara dapat terbakar.</li>
<li><em>Transition Fieces</em>, berfungsi untuk mengarahkan dan membentuk aliran gas panas agar sesuai dengan ukuran nozzle dan sudu-sudu turbin gas.</li>
<li><em>Cross Fire Tubes</em>, berfungsi untuk meratakan nyala api pada semua combustion chamber.</li>
<li><em>Flame Detector</em>, merupakan alat yang dipasang untuk mendeteksi proses pembakaran terjadi.</li>
</ul>
</li>
<li><strong>Turbin Section</strong>. Turbin section merupakan tempat terjadinya konversi energi kinetik menjadi energi mekanik yang digunakan sebagai penggerak compresor aksial dan perlengkapan lainnya. Dari daya total yang dihasilkan kira-kira 60 % digunakan untuk memutar kompresornya sendiri, dan sisanya digunakan untuk kerja yang dibutuhkan.
<ul>
<li>Komponen-komponen pada turbin section adalah sebagai berikut :</li>
<li><em>Turbin Rotor Case</em></li>
<li><em>First Stage Nozzle</em>, yang berfungsi untuk mengarahkan gas panas ke first stage turbine wheel.</li>
<li><em>First Stage Turbine Wheel</em>, berfungsi untuk mengkonversikan energi kinetik dari aliran udara yang berkecepatan tinggi menjadi energi mekanik berupa putaran rotor.</li>
<li><em>Second Stage Nozzle</em> dan <em>Diafragma</em>, berfungsi untuk mengatur aliran gas panas ke second stage turbine wheel, sedangkan diafragma berfungsi untuk memisahkan kedua turbin wheel.</li>
<li><em>Second Stage Turbine</em>, berfungsi untuk memanfaatkan energi kinetik yang masih cukup besar dari first stage turbine untuk menghasilkan kecepatan putar rotor yang lebih besar.</li>
</ul>
</li>
<li><strong>Exhaust Section</strong>. Exhaust section adalah bagian akhir turbin gas yang berfungsi sebagai saluran pembuangan gas panas sisa yang keluar dari turbin gas. Exhaust section terdiri dari beberapa bagian yaitu : (1) Exhaust Frame Assembly, dan (2)Exhaust gas keluar dari turbin gas melalui exhaust diffuser pada exhaust frame assembly, lalu mengalir ke exhaust plenum dan kemudian didifusikan dan dibuang ke atmosfir melalui exhaust stack, sebelum dibuang ke atmosfir gas panas sisa tersebut diukur dengan exhaust thermocouple dimana hasil pengukuran ini digunakan juga untuk data pengontrolan temperatur dan proteksi temperatur trip. Pada exhaust area terdapat 18 buah termokopel yaitu, 12 buah untuk temperatur kontrol dan 6 buah untuk temperatur trip.</li>
</ol>
<p>Selain itu, terdapat juga komponen penunjang, yaitu:</p>
<ol>
<li><em><strong>Starting Equipment</strong>.</em> Berfungsi untuk melakukan start up sebelum turbin bekerja. Jenis-jenis starting equipment yang digunakan di unit-unit turbin gas pada umumnya<br />
adalah :&nbsp;</p>
<ul>
<li> Diesel Engine, (PG –9001A/B)</li>
<li>Induction Motor, (PG-9001C/H dan KGT 4X01, 4X02 dan 4X03)</li>
<li>Gas Expansion Turbine (Starting Turbine)</li>
</ul>
</li>
<li><em><strong>Coupling dan Accessory Gear</strong></em>. Berfungsi untuk memindahkan daya dan putaran dari poros yang bergerak ke poros yang akan digerakkan. Ada tiga jenis coupling yang digunakan, yaitu:
<ul>
<li> Jaw Cluth, menghubungkan starting turbine dengan accessory gear dan HP turbin rotor.</li>
<li>Accessory Gear Coupling, menghubungkan accessory gear dengan HP turbin rotor.</li>
<li>Load Coupling, menghubungkan LP turbin rotor dengan kompressor beban.</li>
</ul>
</li>
<li><em><strong>Fuel System</strong>.</em> Bahan bakar yang digunakan berasal dari fuel gas system dengan tekanan sekitar 15 kg/cm2. Fuel gas yang digunakan sebagai bahan bakar harus bebas dari cairan kondensat dan partikel-partikel padat. Untuk mendapatkan kondisi tersebut diatas maka sistem ini dilengkapi dengan knock out drum yang berfungsi untuk memisahkan cairan-cairan yang masih terdapat pada fuel gas.</li>
<li><em><strong>Lube Oil System</strong></em>. Lube oil system berfungsi untuk melakukan pelumasan secara kontinu pada setiap komponen sistem turbin gas. Lube oil disirkulasikan pada bagian-bagian utama turbin gas dan trush bearing juga untuk accessory gear dan yang lainnya. Lube oil system terdiri dari:
<ul>
<li> Oil Tank (Lube Oil Reservoir)</li>
<li>Oil Quantity</li>
<li>Pompa</li>
<li>Filter System</li>
<li>Valving System</li>
<li>Piping System</li>
<li>Instrumen untuk oil</li>
</ul>
<p>Pada turbin gas terdapat tiga buah pompa yang digunakan untuk mensuplai lube oil guna keperluan lubrikasi, yaitu:</p>
<ol>
<li>Main Lube Oil Pump, merupakan pompa utama yang digerakkan oleh HP shaft pada gear box yang mengatur tekanan discharge lube oil.</li>
<li>Auxilary Lube Oil Pump, merupakan pompa lube oil yang digerakkan oleh tenaga listrik, beroperasi apabila tekanan dari main pump turun.</li>
<li>Emergency Lube Oil Pump, merupakan pompa yang beroperasi jika kedua pompa diatas tidak mampu menyediakan lube oil.</li>
</ol>
</li>
<li><strong><em>Cooling System</em>. </strong>Sistem pendingin yang digunakan pada turbin gas adalah air dan udara. Udara dipakai untuk mendinginkan berbagai komponen pada section dan bearing. Komponen-komponen utama dari cooling system adalah:
<ul>
<li> Off base Water Cooling Unit</li>
<li>Lube Oil Cooler</li>
<li>Main Cooling Water Pump</li>
<li>Temperatur Regulation Valve</li>
<li>Auxilary Water Pump</li>
<li>Low Cooling Water Pressure Swich</li>
</ul>
</li>
</ol>
<p>Sekarang mari kita bandingkan dengan komponen penyusun sepeda motor.</p>
<p><a href="http://mokuromoto.files.wordpress.com/2010/11/mesin_motor.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-108" title="mesin_motor" src="http://mokuromoto.files.wordpress.com/2010/11/mesin_motor.jpg?w=450&#038;h=289" alt="" width="450" height="289" /></a></p>
<ol>
<li><strong>Saringan udara atau <em>air cleaner</em></strong>, berfungsi sebagai penyaring debu dan kotoran yang terbawa pada udara yang akan masuk. Komponen ini seperti dilihat memiliki fungsi yang sama dengan <em>Air Inlet Section </em>pada PLTG.</li>
<li><strong>Karburator</strong>, sebuah alat yang mencampur <span style="color:#000000;">udara dan bahan bakar untuk sebuah mesin bakar. Pada karburator terdapat bagian yang berfungsi untuk mengatur udara masuk sehingga memiliki tekanan yang lebih tinggi, sama halnya <em>Compressor section</em> pada PLTG.</span></li>
<li><span style="color:#000000;"><strong>Silinder dan piston, </strong>merupakan ruang bakar gas campuran bahan bakar dan udara pada mesin motor, sama fungsinya dengan combustion chamber pada PLTG.</span></li>
<li><em><strong>Crankshaft </strong></em>atau poros engkol, merupakan komponen yang mengubah gerakan piston menjadi gerakan putar (mesin) dan meneruskan gaya kopel (momen gaya) yang dihasilkan motor ke alat pemindah tenaga sampai ke roda. Bagian ini seperti halnya turbin yang fungsinya mengkonversi energi kinetik menjadi energi mekanik dan menggerakkan generator listrik.</li>
<li><strong>Saluran pembuangan atau lebih dikenal <em>knalpot</em></strong>,  saluran untuk membuang sisa hasil pembakaran pada mesin pembakaran dalam sama fungsinya dengan bagian exhaust pada PLTG.</li>
</ol>
<p>Selain itu, mesin sepeda motor juga dilengkapi dengan komponen-komponen penunjang yang hampir sama dengan PLTG, diantaranya:</p>
<ol>
<li><em><strong>Dinamo stater</strong></em>, merupakan penggerak motor elektrik yang digunakan untuk menyalakan mesin.</li>
<li><strong>Sistem pemindah tenaga</strong> atau yang lebih dikenal dengan nama <strong>kopling</strong>, berfungsi untuk memindahkan daya dan torsi mesin.</li>
<li><strong><em>Fuel system</em></strong>, yaitu tangki bahan bakar dan salurannya yang berfungsi untuk menyimpan dan menyalurkan bahan bakar ke karburator atau ruang pembakaran.</li>
<li><strong>Sistem pelumasa</strong><strong>n </strong><strong>motor </strong>yang berhulu dari bak engkol akan dibagikan keseluruh bagian mesin yang membutuhkan, seperti dinding ruang pembakaran, piston, dan lain sebagainya. Sistem pelumasan ini berfungsi untuk melumasi semua bagian mesin untuk beroperasi dan mengurangi gesekan dan panas akibat gesekan.</li>
<li><em><strong>Cooling system</strong></em> pada sepeda motor pada umumnya terdiri dari radiator, <em>water pump</em>, <em>thermostat , </em>dll<strong>, </strong>berperan penting untuk</li>
</ol>
<p>Demikianlah perbandingan antara turbin gas dan mesin sepeda motor. Semoga uraian ini dapat memberikan kemudahan untuk memahami sedikit tentang keduanya. CMMIW</p>
<p>Sumber:</p>
<ul>
<li>http://majarimagazine.com</li>
<li>http://www.motorplus-online.com</li>
<li>http://id.wikipedia.org</li>
<li>http://id.shvoong.com</li>
<li>http://afastworld.blogspot.com</li>
<li>http://pipio81.blogspot.com, and</li>
<li><em>many more</em></li>
</ul>
<div id="_mcePaste" class="mcePaste" style="overflow:hidden;position:absolute;left:-10000px;top:495px;width:1px;height:1px;">
<ol>
<li>
<ol>
<li><strong>ompressor Section</strong>. Komponen utama pada bagian ini adalah aksial flow compressor, berfungsi untuk mengkompresikan udara yang berasal dari inlet air section hingga bertekanan tinggi sehingga pada saat terjadi pembakaran dapat menghasilkan gas panas berkecepatan tinggi yang dapat menimbulkan daya output turbin yang besar. Aksial flow compressor terdiri dari dua bagian yaitu:</li>
</ol>
<ol>
<li> <em>Compressor Rotor Assembly. </em>Merupakan bagian dari kompresor aksial yang berputar pada porosnya. Rotor ini memiliki 17 tingkat sudu yang mengompresikan aliran udara secara aksial dari 1 atm menjadi 17 kalinya sehingga diperoleh udara yang bertekanan tinggi. Bagian ini tersusun dari wheels, stubshaft, tie bolt dan sudu-sudu yang disusun kosentris di sekeliling sumbu rotor.</li>
<li> <em>Compressor Stator. </em>Merupakan bagian dari casing gas turbin yang terdiri dari:
<ol>
<li> <em>Inlet Casing</em>, merupakan bagian dari casing yang mengarahkan udara masuk ke inlet bellmouth dan selanjutnya masuk ke inlet guide vane.</li>
<li><em>Forward Compressor Casing</em>, bagian casing yang didalamnya terdapat empat stage kompresor blade.</li>
<li><em>Aft Casing</em>, bagian casing yang didalamnya terdapat compressor blade tingkat 5-10.</li>
<li><em>Discharge Casing,</em> merupakan bagian casing yang berfungsi sebagai tempat keluarnya udara yang telah dikompresi.</li>
</ol>
</li>
</ol>
</li>
<li> <strong>Combustion Section.</strong> Pada bagian ini terjadi proses pembakaran antara bahan bakar dengan fluida kerja yang berupa udara bertekanan tinggi dan bersuhu tinggi. Hasil pembakaran ini berupa energi panas yang diubah menjadi energi kinetik dengan mengarahkan udara panas tersebut ke transition pieces yang juga berfungsi sebagai nozzle. Fungsi dari keseluruhan sistem adalah untuk mensuplai energi panas ke siklus turbin. Sistem pembakaran ini terdiri dari komponen-komponen berikut yang jumlahnya bervariasi tergantung besar frame dan penggunaan turbin gas. Komponen-komponen itu adalah :
<ol>
<li><em>Combustion Chamber</em>, berfungsi sebagai tempat terjadinya pencampuran antara udara yang telah dikompresi dengan bahan bakar yang masuk.</li>
<li><em>Combustion Liners</em>, terdapat didalam combustion chamber yang berfungsi sebagai tempat berlangsungnya pembakaran.</li>
<li><em>Fuel Nozzle</em>, berfungsi sebagai tempat masuknya bahan bakar ke dalam combustion liner.</li>
<li><em>Ignitors (Spark Plug)</em>, berfungsi untuk memercikkan bunga api ke dalam combustion chamber sehingga campuran bahan bakar dan udara dapat terbakar.</li>
<li><em>Transition Fieces</em>, berfungsi untuk mengarahkan dan membentuk aliran gas panas agar sesuai dengan ukuran nozzle dan sudu-sudu turbin gas.</li>
<li><em>Cross Fire Tubes</em>, berfungsi untuk meratakan nyala api pada semua combustion chamber.</li>
<li><em>Flame Detector</em>, merupakan alat yang dipasang untuk mendeteksi proses pembakaran terjadi.</li>
</ol>
</li>
<li> <strong>Turbin Section</strong>. Turbin section merupakan tempat terjadinya konversi energi kinetik menjadi energi mekanik yang digunakan sebagai penggerak compresor aksial dan perlengkapan lainnya. Dari daya total yang dihasilkan kira-kira 60 % digunakan untuk memutar kompresornya sendiri, dan sisanya digunakan untuk kerja yang dibutuhkan.<br />
Komponen-komponen pada turbin section adalah sebagai berikut :&nbsp;</p>
<ol>
<li><em>Turbin Rotor Case</em></li>
<li><em>First Stage Nozzle</em>, yang berfungsi untuk mengarahkan gas panas ke first stage turbine wheel.</li>
<li><em>First Stage Turbine Wheel</em>, berfungsi untuk mengkonversikan energi kinetik dari aliran udara yang berkecepatan tinggi menjadi energi mekanik berupa putaran rotor.</li>
<li><em>Second Stage Nozzle</em> dan <em>Diafragma</em>, berfungsi untuk mengatur aliran gas panas ke second stage turbine wheel, sedangkan diafragma berfungsi untuk memisahkan kedua turbin wheel.</li>
<li><em>Second Stage Turbine</em>, berfungsi untuk memanfaatkan energi kinetik yang masih cukup besar dari first stage turbine untuk menghasilkan kecepatan putar rotor yang lebih besar.</li>
</ol>
</li>
<li> <strong>Exhaust Section</strong>. Exhaust section adalah bagian akhir turbin gas yang berfungsi sebagai saluran pembuangan gas panas sisa yang keluar dari turbin gas. Exhaust section terdiri dari beberapa bagian yaitu : (1) Exhaust Frame Assembly, dan (2)Exhaust gas keluar dari turbin gas melalui exhaust diffuser pada exhaust frame assembly, lalu mengalir ke exhaust plenum dan kemudian didifusikan dan dibuang ke atmosfir melalui exhaust stack, sebelum dibuang ke atmosfir gas panas sisa tersebut diukur dengan exhaust thermocouple dimana hasil pengukuran ini digunakan juga untuk data pengontrolan temperatur dan proteksi temperatur trip. Pada exhaust area terdapat 18 buah termokopel yaitu, 12 buah untuk temperatur kontrol dan 6 buah untuk temperatur trip.</li>
</ol>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mokuromoto.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mokuromoto.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mokuromoto.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mokuromoto.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mokuromoto.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mokuromoto.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mokuromoto.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mokuromoto.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mokuromoto.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mokuromoto.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mokuromoto.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mokuromoto.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mokuromoto.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mokuromoto.wordpress.com/91/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mokuromoto.wordpress.com&amp;blog=2595784&amp;post=91&amp;subd=mokuromoto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mokuromoto.wordpress.com/2010/11/15/turbin-gas-dan-sepeda-motor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7a92d4e8b4c06a76e171134f227171dc?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">moku</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mokuromoto.files.wordpress.com/2010/11/gas_turbine.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Gas_Turbine</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mokuromoto.files.wordpress.com/2010/11/pltg.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">PLTG</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mokuromoto.files.wordpress.com/2010/11/mesin_motor.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">mesin_motor</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>First step to running python</title>
		<link>http://mokuromoto.wordpress.com/2010/10/25/first-step-to-running-python/</link>
		<comments>http://mokuromoto.wordpress.com/2010/10/25/first-step-to-running-python/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Oct 2010 06:53:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>moku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Software]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mokuromoto.wordpress.com/?p=63</guid>
		<description><![CDATA[Hal pertama yang harus kita lakukan sebelum menjalankan python adalah menginstal program tersebut (OS: windows). Akan tetapi, bagi kamu yang menggunakan Linux ataupun Unix kamu tidak perlu repot-repot mencari/mendonwload program tersebut karena python sudah ada didalam paket operating sytem,OS tersebut. Pada tutorial ini, kami menggunakan python 2.5 pada OS Windows. Untuk mendownloadnya klik disini. Setelah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mokuromoto.wordpress.com&amp;blog=2595784&amp;post=63&amp;subd=mokuromoto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://mokuromoto.files.wordpress.com/2010/09/python-logo.gif"><img class="alignleft size-full wp-image-32" title="python-logo" src="http://mokuromoto.files.wordpress.com/2010/09/python-logo.gif?w=211&#038;h=71" alt="" width="211" height="71" /></a>Hal pertama yang harus kita lakukan sebelum menjalankan python adalah menginstal program tersebut (OS: windows). Akan tetapi, bagi kamu yang menggunakan Linux ataupun Unix kamu tidak perlu repot-repot mencari/mendonwload program tersebut karena python sudah ada didalam paket <em>operating sytem</em>,OS tersebut.</p>
<p>Pada tutorial ini, kami menggunakan python 2.5 pada OS Windows. Untuk mendownloadnya <a title="Download Python" href="http://www.python.org/download/" target="_blank"><em><span style="text-decoration:underline;">klik disini.</span></em></a><span id="more-63"></span></p>
<p>Setelah menginstalnya kamu dapat menjalankannya dengan mengklik <strong><em>start menu-all programs-python 2.5-IDLE (Python GUI).</em></strong> Maka akan tampil jendela seperti gambar 1 dibawah ini.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://mokuromoto.files.wordpress.com/2010/10/python-shell.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-64" title="python shell" src="http://mokuromoto.files.wordpress.com/2010/10/python-shell.jpg?w=300&#038;h=227" alt="" width="300" height="227" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Gambar 1. Python shell</p>
<p>Sedangkan pada OS Linux ataupun Unix kita dapat menjalankannya hanya dengan mengetik <strong><em>python</em> </strong>pada jendela terminal atau shell masing-masing OS tersebut.</p>
<p>Python Idle memungkinkan kita membuat program dan langsung mengeksekusinya dengan menekan tombol enter, sebagai contoh:</p>
<p>&gt;&gt;&gt; 1+9</p>
<p>10</p>
<p>Akan tetapi, untuk membuat program dengan kode yang panjang menggunakan python idle akan sangat merepotkan dalam memperbaikinya. Oleh karena itu, kita dapat menggunakan editor yang sudah disediakan python. Cara membukanya adalah klik <strong><em>File-New window (Ctrl+N)</em></strong> pada python shell. Namun, kita dapat menggunakan editor-editor lain yang banyak tersedia, seperti notepad, notepad++, codeEditor, dan lain sebagainya.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://mokuromoto.files.wordpress.com/2010/10/python-editor.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-65" title="python editor" src="http://mokuromoto.files.wordpress.com/2010/10/python-editor.jpg?w=276&#038;h=300" alt="" width="276" height="300" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Gambar 2. Python Editor</p>
<p style="text-align:left;">Python editor ini memiliki beberapa kekurangan yang sedikit merepotkan dalam memperbaiki sourcecode python yang kita buat. Oleh karenanya direkomendasikan menggunakan editor lain seperti notepad++ yang dapat <a title="Download Notepad++" href="http://notepad-plus-plus.org/download" target="_blank"><em><span style="text-decoration:underline;">didownload disini.</span></em></a></p>
<p style="text-align:left;"><a href="http://mokuromoto.files.wordpress.com/2010/10/run-python-from-editor.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-66" title="run python from editor" src="http://mokuromoto.files.wordpress.com/2010/10/run-python-from-editor.jpg?w=379&#038;h=336" alt="" width="379" height="336" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Gambar 3. Running from editor</p>
<p>Jika menggunakan editor lain maka kita harus membukanya dengan idle dan menjalankannya.</p>
<p>Sekian dlu yah,,,postingan selanjutnya adalah belajar menggunakan strings,c u.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mokuromoto.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mokuromoto.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mokuromoto.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mokuromoto.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mokuromoto.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mokuromoto.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mokuromoto.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mokuromoto.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mokuromoto.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mokuromoto.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mokuromoto.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mokuromoto.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mokuromoto.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mokuromoto.wordpress.com/63/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mokuromoto.wordpress.com&amp;blog=2595784&amp;post=63&amp;subd=mokuromoto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mokuromoto.wordpress.com/2010/10/25/first-step-to-running-python/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7a92d4e8b4c06a76e171134f227171dc?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">moku</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mokuromoto.files.wordpress.com/2010/09/python-logo.gif" medium="image">
			<media:title type="html">python-logo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mokuromoto.files.wordpress.com/2010/10/python-shell.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">python shell</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mokuromoto.files.wordpress.com/2010/10/python-editor.jpg?w=276" medium="image">
			<media:title type="html">python editor</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mokuromoto.files.wordpress.com/2010/10/run-python-from-editor.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">run python from editor</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Membuat SKCK dan Kartu Kuning</title>
		<link>http://mokuromoto.wordpress.com/2010/10/08/membuat-skck-dan-kartu-kuning/</link>
		<comments>http://mokuromoto.wordpress.com/2010/10/08/membuat-skck-dan-kartu-kuning/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Oct 2010 08:09:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>moku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Others]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mokuromoto.wordpress.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[Sekedar berbagi pengalaman ketika saya membuat surat keterangan catatan kepolisian alias SKCK dan kartu kuning yang merupakan salah satu syarat berkas untuk melamar pekerjaan khususnya CPNS. Untuk membuat SKCK dapat dilakukan di kantor polisi/Polsek terdekat namun untuk melamar CPNS direkomendasikan di tingkat Polres. Berkas yang diperlukan adalah surat keterangan dari kelurahan, foto 4&#215;6 2 lembar, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mokuromoto.wordpress.com&amp;blog=2595784&amp;post=40&amp;subd=mokuromoto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekedar berbagi pengalaman ketika saya membuat surat keterangan catatan kepolisian alias SKCK dan kartu kuning yang merupakan salah satu syarat berkas untuk melamar pekerjaan khususnya CPNS.</p>
<p>Untuk membuat SKCK dapat dilakukan di kantor polisi/Polsek terdekat namun untuk melamar CPNS direkomendasikan di tingkat Polres. Berkas yang diperlukan adalah surat keterangan dari kelurahan, foto 4&#215;6 2 lembar, dan fotokopi KTP 1 lembar.</p>
<p>Surat keterangan Lurah dapat dibuat di kelurahan tempat kita tinggal dengan membawa fotokopi kartu keluarga dan fotokopi KTP masing-masing 1 lembar serta surat keterangan dari RT dan RW dimana kita tinggal.<span id="more-40"></span></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://mokuromoto.files.wordpress.com/2010/10/flow-to-make-skck.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-43" title="Proses membuat SKCK" src="http://mokuromoto.files.wordpress.com/2010/10/flow-to-make-skck.jpg?w=300&#038;h=157" alt="SKCK process" width="300" height="157" /></a>Gambar1. Alur membuat SKCK</p>
<p>Oh iya, jangan lupa membawa uang y! karena masing-masing instansi tadi umumnya mengenakan biaya administrasi, baik di tingkat Kelurahan maupun Polres, wkwkwkwkw (Jakarta gitu lho, nothing free), nih buktinya:</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://mokuromoto.files.wordpress.com/2010/10/image0255.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-44" title="Daftar tarif retribusi kelurahan" src="http://mokuromoto.files.wordpress.com/2010/10/image0255.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Gambar2. Daftar tarif retribusi Kelurahan</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://mokuromoto.files.wordpress.com/2010/10/image02661.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-46" title="Tarif membuat SKCK di Polres" src="http://mokuromoto.files.wordpress.com/2010/10/image02661.jpg?w=300&#038;h=132" alt="" width="300" height="132" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Gambar3. Tarif membuat SKCK</p>
<p style="text-align:left;">Untuk membuat kartu kuning alias kartu pencari kerja, kita dapat membuatnya di kantor kecamatan terdekat dengan membawa fotokopi ijazah terakhir serta foto berwarna 2&#215;3 sebanyak 2 lembar. Oh iya, jangan lupa bawa uang juga karena dikenakan biaya administrasi sebesar Rp.10.000,00, wkwkwkw (kapan gratisnya y?)</p>
<p style="text-align:left;">Untuk Indonesia yang lebih baik, amin.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mokuromoto.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mokuromoto.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mokuromoto.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mokuromoto.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mokuromoto.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mokuromoto.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mokuromoto.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mokuromoto.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mokuromoto.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mokuromoto.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mokuromoto.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mokuromoto.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mokuromoto.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mokuromoto.wordpress.com/40/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mokuromoto.wordpress.com&amp;blog=2595784&amp;post=40&amp;subd=mokuromoto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mokuromoto.wordpress.com/2010/10/08/membuat-skck-dan-kartu-kuning/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7a92d4e8b4c06a76e171134f227171dc?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">moku</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mokuromoto.files.wordpress.com/2010/10/flow-to-make-skck.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Proses membuat SKCK</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mokuromoto.files.wordpress.com/2010/10/image0255.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Daftar tarif retribusi kelurahan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mokuromoto.files.wordpress.com/2010/10/image02661.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Tarif membuat SKCK di Polres</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Python, ”si ular yang jago program”</title>
		<link>http://mokuromoto.wordpress.com/2010/09/27/python-%e2%80%9dsi-ular-yang-jago-program%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://mokuromoto.wordpress.com/2010/09/27/python-%e2%80%9dsi-ular-yang-jago-program%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Sep 2010 14:18:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>moku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Software]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mokuromoto.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Tidak seperti namanya yang menyeramkan, Python yang yang dimaksudkan judul artikel ini adalah nama sebuah bahasa pemograman yang dapat digunakan untuk membuat program GUI (Graphical User Interface), basis data, ataupun aplikasi lainnya. Python merupakan bahasa pemrograman open source/freeware, tidak ada batasan dalam penyalinannya atau mendistribusikannya. Lengkap dengan sourcecode-nya, debugger dan profiler, GUI (Graphical User Interface) atau antarmuka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mokuromoto.wordpress.com&amp;blog=2595784&amp;post=31&amp;subd=mokuromoto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.python.org" target="_blank"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-32" title="python-logo" src="http://mokuromoto.files.wordpress.com/2010/09/python-logo.gif?w=150&#038;h=50" alt="" width="150" height="50" /></a>Tidak seperti namanya yang menyeramkan, Python yang yang dimaksudkan judul artikel ini adalah nama sebuah bahasa pemograman yang dapat digunakan untuk membuat program GUI (<em>Graphical User Interface</em>), basis data, ataupun aplikasi lainnya.</p>
<p>Python merupakan bahasa pemrograman <em>open source</em>/freeware, tidak ada batasan dalam penyalinannya atau mendistribusikannya. Lengkap dengan <em>sourcecode-</em>nya, <em>debugger</em> dan <em>profiler,</em> GUI (<em>Graphical User Interface</em>) atau antarmuka yang terkandung di dalamnya untuk pelayanan antarmuka, fungsi sistem,  dan basis datanya sehingga python patut dijadikan alternatif para programmer untuk membuat program-program aplikasi yang diinginkannya, khususnya untuk kalangan akademisi. Selain itu, python juga tergolong “mudah” sehingga cocok untuk para pelajar atau siapapun yang sedang belajar dan ingin mengembangkan potensinya dibidang pemograman.<span id="more-31"></span></p>
<p>Python juga kompetibel alias dapat digunakan dalam beberapa sistem operasi, seperti kebanyakan sistem UNIX, PCs (DOS,Windows, OS/2), Macintosh, dan lainnya. Bahkan pada kebanyakan sistem operasi linux, bahasa pemrograman ini menjadi standarisasi untuk disertakan dalam paket distribusinya.</p>
<p><strong>History:</strong></p>
<ul>
<li>Python dikembangkan oleh Guido van Rossum pada tahun 1990 di CWI, Amsterdam sebagai kelanjutan dari bahasa pemrograman ABC. Versi terakhir yang dikeluarkan CWI adalah 1.2.</li>
</ul>
<ul>
<li>Nama Python dipilih oleh Guido sebagai nama bahasa ciptaannya sebab Guidoadalah penggemar berat acara televisi Monty Python&#8217;s Flying Circus. Oleh karena itu seringkali ungkapan-ungkapan khas dari acara tersebut seringkali muncul dalam korespondensi antar pengguna Python.</li>
</ul>
<ul>
<li>Tahun 1995, Guido pindah ke CNRI sambil terus melanjutkan pengembanganPython. Versi terakhir yang dikeluarkan adalah 1.6. Tahun 2000, Guido dan para pengembang inti Python pindah ke BeOpen.com yang merupakan sebuah perusahaan komersial dan membentuk BeOpen PythonLabs. Python 2.0 dikeluarkan oleh BeOpen. Setelah mengeluarkan Python 2.0, Guido dan beberapa anggota tim PythonLabs pindah ke DigitalCreations.</li>
</ul>
<ul>
<li>Saat ini pengembangan Python terus dilakukan oleh sekumpulan pemrogram yang dikoordinir Guido dan Python Software Foundation. Python Software Foundation adalah sebuah organisasi non-profit yang dibentuk sebagai pemegang hak cipta intelektual Python sejak versi 2.1 dan dengan demikian mencegah Python dimiliki oleh perusahaan komersial. Saat ini distribusi Python sudah mencapai versi 2.7 dan python 3.1.2.</li>
</ul>
<ul>
<li>Pada awalnya, motivasi pembuatan bahasa pemrograman ini adalah untuk bahasa skrip tingkat tinggi pada sistem operasi terdistribusi Amoeba. Bahasa pemrograman ini menjadi umum digunakan untuk kalangan engineer seluruh dunia dalam pembuatan perangkat lunaknya, bahkan beberapa perusahaan menggunakan python sebagai pembuat perangkat lunak komersial.</li>
</ul>
<p><strong>Keunggulan:</strong></p>
<ul>
<li><em>Opensource, </em>menjadikan siapapun dapat memakai dan mendistribusikan kemana dan ke siapa pun alias gratis,</li>
<li>Syntax jelas dan mudah dimengerti sehingga relative lebih mudah dipelajari,</li>
<li>Berorientasi objek sehingga struktur program akan lebih baik dan memudahkan dalam membuat program,</li>
<li>Tidak ada deklarasi tipe data menjadikan python lebih sederhana, singkat, dan fleksible,</li>
<li>Tidak memerlukan <em>compilation</em> dan penyambungan (<em>linking</em>) sehingga perubahan pada pembuatan aplikasi berjalan cepat,</li>
<li><em>Full modularity. </em>Python didukung dengan modul-modul yang terintegrasi pada python maupun modul-modul lain yang dikembangkan oleh komunitas python dan dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan,</li>
<li>Ekstensi dan modul-modul dapat ditulis dalam C, C++(atau Jython pada Java dan Ironpython pada .NET ),dll.</li>
</ul>
<p><strong>Ranah Aplikasi:</strong></p>
<ul>
<li>Pengembangan web dan internet,</li>
<li>Akses database,</li>
<li>Pembuatan GUI desktop,</li>
<li>Scientific dan numeric,</li>
<li>Network programming,</li>
<li>Pemograman game dan 3D Grafik,dll</li>
</ul>
<p><strong>Source:</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://www.python.org/">http://www.python.org</a></li>
<li>etc</li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mokuromoto.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mokuromoto.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mokuromoto.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mokuromoto.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mokuromoto.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mokuromoto.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mokuromoto.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mokuromoto.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mokuromoto.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mokuromoto.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mokuromoto.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mokuromoto.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mokuromoto.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mokuromoto.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mokuromoto.wordpress.com&amp;blog=2595784&amp;post=31&amp;subd=mokuromoto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mokuromoto.wordpress.com/2010/09/27/python-%e2%80%9dsi-ular-yang-jago-program%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7a92d4e8b4c06a76e171134f227171dc?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">moku</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mokuromoto.files.wordpress.com/2010/09/python-logo.gif?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">python-logo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengenalan LabVIEW (I)</title>
		<link>http://mokuromoto.wordpress.com/2009/02/18/pengenalan-labview-i/</link>
		<comments>http://mokuromoto.wordpress.com/2009/02/18/pengenalan-labview-i/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2009 08:50:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>moku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Software]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mokuromoto.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Apa itu LabVIEW ? LabVIEW adalah salah satu bahasa pemograman komputer grafik yang menggunakan icon-icon sebagai pengganti teks dalam membuat aplikasi. Program ini adalah salah satu produk keluaran National Instrument. Memang belum begitu banyak yang mengenal LabVIEW, seperti halnya saya yang mengenal LabVIEW saat praktikum Sistem Kendali. Berbeda dengan pemograman berbasis teks dimana instruksi-instruksi menentukan eksekusi program, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mokuromoto.wordpress.com&amp;blog=2595784&amp;post=18&amp;subd=mokuromoto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><a href="http://zone.ni.com/cms/images/devzone/pub/Q107INL_p21_LabVIEW%20Zone.jpg"><img class="alignnone" title="Labview" src="http://zone.ni.com/cms/images/devzone/pub/Q107INL_p21_LabVIEW%20Zone.jpg" alt="" width="120" height="90" /></a>Apa itu LabVIEW ?</p>
<p class="MsoNormal">LabVIEW adalah salah satu bahasa pemograman komputer grafik yang menggunakan icon-icon sebagai pengganti teks dalam membuat aplikasi.</p>
<p class="MsoNormal">Program ini adalah salah satu produk keluaran National Instrument. Memang belum begitu banyak yang mengenal LabVIEW, seperti halnya saya yang mengenal LabVIEW saat praktikum Sistem Kendali. Berbeda dengan pemograman berbasis teks dimana instruksi-instruksi menentukan eksekusi program, LabVIEW merupakan pemograman aliran data dimana aliran data menentukan eksekusi dari program.</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">Program LabVIEW disebut dengan Virtual Instrumen (VI) karena beberapa tampilan dan operasi pada program LabVIEW menyerupai suatu instrument seperti osiloskop dan multimeter. Setiap VI menggunakan fungsi-fungsi yang memanipulasi input dari user interface atau sumber lain dan menampilkan informasi tersebut atau memindahkan informasi tersebut ke file/ komputer lain.</p>
<p class="MsoNormal">LabVIEW terdiri dari tiga komponen, yaitu :</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst">1. Front panel, merupakan user interface,</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast">2. Block diagram, terdiri dari sumber-sumber grafik yang mendefinisikan fungsi-fungsi dari VI,</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast">3. Icon dan connector panel, mengidentifikasi suatu VI sehingga bisa digunakan pada VI yang lain. VI yang terdapat pada VI lain disebut dengan subVI.(to be continued)</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast">&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_14" class="wp-caption aligncenter" style="width: 266px"><a href="http://www.ni.com" target="_blank"><img class="size-thumbnail wp-image-14 " title="labview1" src="http://mokuromoto.files.wordpress.com/2009/02/labview11.jpg?w=256&#038;h=160" alt="LabVIEW Layout" width="256" height="160" /></a><p class="wp-caption-text">LabVIEW Layout</p></div>
<p>&nbsp;</p>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mokuromoto.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mokuromoto.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mokuromoto.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mokuromoto.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mokuromoto.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mokuromoto.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mokuromoto.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mokuromoto.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mokuromoto.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mokuromoto.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mokuromoto.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mokuromoto.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mokuromoto.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mokuromoto.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mokuromoto.wordpress.com&amp;blog=2595784&amp;post=18&amp;subd=mokuromoto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mokuromoto.wordpress.com/2009/02/18/pengenalan-labview-i/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7a92d4e8b4c06a76e171134f227171dc?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">moku</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://zone.ni.com/cms/images/devzone/pub/Q107INL_p21_LabVIEW%20Zone.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Labview</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mokuromoto.files.wordpress.com/2009/02/labview11.jpg?w=128" medium="image">
			<media:title type="html">labview1</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
